Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen Lakukan Monitoring Dan Evaluasi Bosp 2026 Di Sdtq Al Amin Kota Bima Guna Optimalkan Tata Kelola Keuangan Satuan Pendidikan

Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen Lakukan Monitoring dan Evaluasi BOSP 2026 di SDTQ Al-Amin Kota Bima Guna Optimalkan Tata Kelola Keuangan Satuan Pendidikan

Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen Lakukan Monitoring dan Evaluasi BOSP 2026 di SDTQ Al-Amin Kota Bima Guna Optimalkan Tata Kelola Keuangan Satuan Pendidikan

KOTA BIMA – Dalam upaya memperkuat sistem akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran pendidikan di tingkat dasar, Direktorat Sekolah Dasar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melaksanakan agenda krusial berupa Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung secara khidmat pada hari Jumat, 5 Juni 2026, bertempat di Kantor SDTQ Al-Amin Kota Bima, mulai pukul 13.30 hingga 15.00 WITA.

Pelaksanaan monev ini merupakan tindak lanjut resmi atas Surat Pelaksanaan Nomor 1771/B/C3/PR.04.01/2026, yang merujuk pada Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal Nomor 2538/B/C1/PR.04.01/2026 tertanggal 19 Mei 2026 mengenai Pemantauan dan Monitoring Dana BOSP TA 2026. Program ini bersifat nasional dengan sasaran terbatas, di mana hanya 57 sekolah terpilih dari seluruh kabupaten/kota se-Indonesia yang menjadi objek pemantauan langsung. Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya Kota Bima, menjadi salah satu titik fokus utama dengan tiga sekolah sasaran, yaitu SDTQ Al-Amin Kota Bima, SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima, dan SDN 52 Busu Kota Bima.

Hadir sebagai representasi dari Direktorat Sekolah Dasar, Bapak Djohan Achmadi dan Bapak Suryadin bertindak sebagai tim pelaksana monitoring. Kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan bahwa penyaluran dan penggunaan dana BOSP di satuan pendidikan telah sesuai dengan prinsip efektivitas, efisiensi, dan tepat sasaran. Fokus utama dari evaluasi ini adalah meningkatkan tata kelola manajemen keuangan sekolah agar mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.

Dalam teknis penggalian datanya, tim kementerian menggunakan metode wawancara mendalam yang didukung oleh instrumen wawancara terstruktur serta perekaman jawaban secara digital. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data yang valid dan komprehensif mengenai realisasi penggunaan dana di lapangan. Pihak yang menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Kepala SDTQ Al-Amin Kota Bima, Ibu Hj. Naimah Aminy, S.Ag., selaku pengelola utama dana BOSP, serta Ibu Nurul Raihan Fauziah, S.Pd., S.Ag., selaku perwakilan guru yang bertindak sebagai penerima manfaat langsung dari program tersebut.

Hj. Naimah Aminy, S.Ag., dalam keterangannya menyampaikan bahwa proses monitoring ini merupakan momentum berharga bagi pihak sekolah untuk mendapatkan bimbingan langsung mengenai prosedur administrasi yang sesuai dengan regulasi terbaru. Menurutnya, akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOSP adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap institusi pendidikan. Senada dengan hal tersebut, Nurul Raihan Fauziah, S.Pd., Gr., menekankan bagaimana dana BOSP sangat membantu dalam pengadaan media pembelajaran dan peningkatan fasilitas yang menunjang kenyamanan belajar siswa.

Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih sembilan puluh menit tersebut diakhiri dengan diskusi panel mengenai kendala teknis yang dihadapi di lapangan. Melalui kegiatan ini, Direktorat Sekolah Dasar berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih adaptif bagi sekolah-sekolah di daerah, sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah dari dana BOSP benar-benar berdampak positif pada perkembangan kognitif dan karakter peserta didik di Kota Bima. (Admin)